"Sebarkan Berita Baik" Mari Lawan Hoaks



 Undang-undang No.11/2008 Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), yang bunyinya ; siapa pun masyarakat yang membuat konten negatif, ujaran kebencian, hoax dan menyebarkannya bisa dikenakan hukuman tahanan dan denda.
 



Masih banyak masyarakat yang tidak tau dengan Undang-undang IT.
 Sebarkan Berita Baik, tapi apa yang dimaksud dengan berita baik? Banyaknya berita yang beredar di masyarakat menimbulkan pro dan kontra. Dengan berkembangnya teknologi menmuat kita menjadi kurang awas diri dalam menyebarkan berita, terkadang jita belum tau kepastian berita tersebut tapi dengan mudahnya kita sebarkan berita tersebut di media sosial.

Tidak ada yang pernah salah kok dalam menggunakan media sosial, hanya saja pengguna media sosial terbagi menjadi dua yaitu bagian yang seperti pisau bercabang dua satu sisi membangun dan sisi satunya lagi menjatuhkan. Sebagai warga negara yang baik seharusnya kita menjadi penikmat media sosial yang taat akan tata cara bermain di dunia maya, namun pada kenyataanya saat ini berita HOAX yang membuat kita menjadi top dan terkenal.

Hampir semua manusia yang memiliki samartphone pintar pasti sudah memiliki yang namanya grup entah mau Line, WhatsApp atau Teegram. Tapi pada kenyataanya hampir semua orang memiliki WhatsApp dalam handphonya, dan pastinya di WAG (Whatsapp Grup) kita memiliki lebih dari satu ayo ngaku aja, saya sendiri mempunyai Wag ada 15 itu terbilang sedikit loh. Nah peran aktifnya sekarang adalah kita selalu ingin menjadi primadona terupdate dalam grup itu dan..... kesalahan disini mulai terjadi.

Dulu saya pengen banget menjadi miss update di grup, setiap ada berita apapun saya share dari masalah kuliner, parenting, kejadian sampai isu politik, dan bodohnya saya tidak membaca dengan cermat berita apa yang saya dapat dan darimana asal berita itu berada (apakah dapat dipercaya berita inia) pokoknya yang saya fikirkan share dan berbagi urusan benar atau tidak itu urusan nanti.

Ini adalah salah satu contoh yang tidak baik yang saya fikirkan saya mau jadi miss update, dan hingga pada suatu hari saya mendapatkan ganjaran yang sangat membuat saya malu atas berita yang saya share. Saya mendapatkan info tentang anak hilang, tanpa saya baca hingga habis berita itu langsung saya share ke WAG saya dan apesnya ada satu teman saya meneliti dengan seksama berita yang baru saja saya share itu ternyata berita yang sudah lama bertahun-tahun lalu dan anak yang hilang itu buakan korban penculikan ternyata hanya pergi ke rumah saudaranya tanpa ijin ke orang dirumah.

Dari kejadian iru sekarang saya nggak mau menjadi miss update lagi, jika ada berita yang datang ke saya akan saya baca dengan seksama dan jika memang berita itu benar dan sudah ketauan dari sumber yang terpercaya baru deh saya berani share berita itu. Dari situlah mari kita menjadi masyarakat yang cerdas menggunakan media sosila jangan pernah mau di bodohi oleh berita Hoax dan simpang siur belum tau kebenaranya.
                     
                                                                                                                                          
 Hari ini kita akan ngobrol bareng Netizen bersama Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Idham Aziz. Dalam acara "Coffee Morning" Namun karena ada situasi yang memerlukan kehadiran Kapolda Metro jaya, pada acara ini diwakilkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, dan Irwasda Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Drs. Komarul Zaman SH.



"Pada intinya acara kali ini Polda Metro Jaya ingin mengajak para Netizen untuk menjadi pengguna media sosial yang cerdas, tidak sembarangan menyebarkan berita negatif yang nantinya akan berujung pasa pertikaian antara masyarakat, pepecahan antara umat beragama hingga menimbulkan salah faham. Kita harus lebih bijaksana dalam menyikapi berita-berita yang ada di media sosial, agar nantinya tidak mudah terprofokasi dengan berita yang belum jelas".

Jadi mulai sekarang kalian tinggal pilih mau menjadi Netizen yang cerdas atau yang bobrok dengan selalu menyebarkan berita hoax yang murahan, dan tanpa kamu sadar orang disekitarmu merasa risih dengan yang kamu perbuat ingat sekarang sudah ada Undang-undang ITE.




Komentar

  1. Pengen jadi yg paling update. Setiap orang memang ingin menjadi hero untuk yg lain, tapi enggak jarang malah kasih tahu sesuatu yang salah, demi menjadi yg pertama. Hihihi

    BalasHapus
  2. Senangnya bisa mampir ke polda. Byk info baik ya yg bisa disebar ke masyarakat

    BalasHapus
  3. Sayang ya bareng sama kejadian tidak mengenakan di wilayah kita ...jadinya sangat penting untuk bagi kita bijak bersosmed y

    BalasHapus
  4. berita hoax cukup sampai di kita jangan diteruskan kalau hanya memicu perpecahan

    BalasHapus
  5. Sekarang orang-orang lebih memilih jadi yang pertama menyebarkan informasi ketimbang jadi penyebar informasi benar.
    Yuk #sebarkanberitabaik!

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sayangi Anak Dengan Makanan Bergizi Seimbang, Untuk Mencegah stunting dan Gizi Buruk