Dengan Imunisasi Kita Bersama Melindungi dan Terlindungi

Imunisasi menyelamatkan jutaan nyawa dan secara luas diakui sebagai salah satu investasi kesehatan yang paling berhasil dan efektif (hemat biaya) di dunia. Namun, masih ada lebih dari 19 juta anak di dunia yang tidak divariasi atau vaksinasinya tidak lengkap.

Pada hari ini saya dan rekan Blogger lainya mendapat kesempatan untuk mencari ilmu lebih dalam tentang pentingnya Imunusasi, bertempat di Gedung IDAI Jl. salemba 1 No.5 Jakrta Timur.



Imunisasi sangat penting, bunda sudah membawa anak tercinta untuk diimunisasi??, tapi jawaban temanku adalah "Imunisasi itu tidak penting dan bikin pusing nanti abis disuntik malamnya panas dan ada tuh kemarin yang di imunisasi meninggal". Jujur kaget dengan jawaban temanku satu ini hanya karna takut deman malas imunisasi bahkan bayi meninggal tanpa tau sebabnya dibilang akibat imunisasi.



Bunda tau nggak resiko anak tidak di imunisasi jauh lebih tinggi dari sekedar deman, karna anak yang tidak diimunisasi mereka sangat beresiko untuk menderita penyakit-penyakit yang berpotensi mematikan.

Imunisasi memang memiliki efek samping bagi si bayi, tapi masih termasuk ringan seperti demam, mual, hilang nafsu makan, pusing, nyeri atau bekas kemerahan di bagian yang disuntik. Jika Anda berecana untuk tidak mengimunisasikan bayi Anda karena takut akan risiko efek samping yang mungkin akan diderita si bayi, ada baiknya Anda petimbangkan kembali manfaat imunisasi bagi buah hati Anda yang efeknya lebih berjangka panjang dibandingkan efek sampingnya.



Macam-macam Imunisasi dan kegunaanya :


1. Vaksin BCG (Bacillus Calmette-Guerin)
Vaksin ini berguna untuk mencegah penyakit TBC

2. Vaksin Hepatitis B
Vaksin ini berguna untuk melindungi dari virus penyebab penyakit hepatitis B

3. Vaksin Polio
Vaksin ini berguna untuk melindungi dari polio yang menyebabkan kelumpuhan

4. Vaksin DPT (Difteri, Pertusis, Tetanus)
Vaksin ini berguna untuk melindungi anak dari difteria (infeksi tenggorokan dn saluran pernafasan yang fatal serta berpotensi menyebabkan kematian), pertusis (batuk rejan) dan tetanus

5. Vaksin Campak
Vaksin ini berguna untuk mencegah penyakit campak

6. PCV (Pneumococcal Conjugate Vaccine)
Melindungi bayi dan balita dari penyakit Invasive Pneumococcal Disease (IPD) yang disebabkan oleh bakteri streptococcus pneumoniae yang menyebar melalui darah dan bersifat merusak (invasive). Jenis penyakit yang tergolong IPD adalah radang paru (pneumonia), radang selaput otak (meningitis), dan infeksi darah (bakteremia).

7. Vaksin Hibvaksin
Vaksin ini berguna untuk melindungi bayi dan balita dari serangan meningitis, pneumonia, dan epiglotitis

8. MMR (Mumps, Measles, Rubella)
Berguna untuk melindungi batita dan anak-anak dari campak, gondongan, dan rubella (campak jerman)

9. Tifoid
Melindungi batita dan anak-anak dari penyakit tifus

10. Influensa
Melindungi bayi dan anak-anak dari kemungkinan terkena flu berat (penyakit yang disebabkan oleh virus influensa)

11. Varicella
Melindungi anak-anak dari penyakit cacar air

12. Hepatitis A
Melindungi batita dan anak-anak dari penyakit hepatitis A

13. HPV (Human Papilloma Virus)
Melindungi anak-anak dari virus Human Papiloma Virus (penyebab kanker serviks).


Memperluas akses imunisasi adalah hal yang sangat penting dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDG). Vaksin tidak hanya mencegah penderitaan dan kematian yang terkait dengan penyakit menular seperti tuberkulosis, diare, campak, pneumonia (infeksi paru-paru). Polio dan batuk rejan. Vaksinasi juga membantu mendukung prioritas nasional seperti pendidikan dan pembangunan ekonomi.

Vaksin adalah bilogi yang berisi antigen berupa mikroorganisme yang sudah mati atau masih hidup tetapi dilemahkan, masih ituh atau bagianya, atau berupa toksin mikroorganisme yang telah diolah menjadi toksoid atau protein rekombinn, yang ditambahkan dengan zat lain, yang bila diberikan kepada seseorang akan menimbulkan kekebalan spesifik secara aktif terhadap penyakit tertentu.

Bunda yang wajib kita ketahui adalah Vaksin aman dan efektif, dan proses produksi menggunakan standar Good Clinical Practive derta berdasar etik yang ketat. Meski telah dilisensi, vaksin tetap dipantau baik oleh pemerintah, maupun badan independen yang kompoten. Jadi jangan ragu untuk mengvaksin anak kita ya.



Imunisasi dapat mencegah penyakit kecacatan dan kematian dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunusasi. seperi tuberkulosis, hepatitis B, difteri, pertusis, tetanus, polio, campak, diare akibar rotavirus, pneumonia, gondongan, rubella dan kanker serviks. Berdasarkan UU Kesehatan No.36 Tahun 2009 bahwa setiap anak berhak memperoleh imunisasi dasar sesuai dengan ketentuan untuk mencegah terjadinya penyakit yang dapat dihindari melalui imunusasi dan pemrintah wajib membantu masyarakat dalam mengkampanyekan Imunisasi wajib di berikan pada bayi dan balita.

Adapun program Imunisasi berdasarkan permenkes No.12 Tahun 2017 antara lain Imunisasi Rutin (imunisasi dasar dan imunisasi lanjutan), Imunisasi tambahan dan imunisasi khusus. lalu ada juga yang namanya imunisasi pilihan bunda, contohnya seperti influenza, JE, HPV, DBD dan masih banyak lagi.

Tahukah Bunda, sekitar 19,5 juta anak di dunia yang tidak divaksinasi atau vaksinasinya tidak lengkap membuat mereka akan beresiko untuk menderita penyakit-penyakit yang berpotensi kematian.

Cara pemberian imunisasi dapat dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya dapat dilakukan dengan cara disuntikan pada anak, disemprotkan ke dalam mulut anak atau hidung anak dan di teteskan ke dalam mulut anak. Beberapa vaksin biasanya diberikan hanya sekali seumur hidup ketika anak masih bayi, namun ada juga beberapa vaksinasi yang diberikan beberapa kali agar anak memiliki kekebalan tubuh yang sempurna hingga ia dewasa nanti. Dan tentu pemberian vaksinasi ini hanya bisa dilakukan tenaga medis seperti dokter atau bidan yang ahli dibidangnya.

Bunda masih ragu untuk memberikan Imunisasi dan hak untuk anak kita?? saran saya sih sebaiknya berikan Imunisast lengkap dapa bayi dan balita kita ya bunda dan bisa dilanjutkan setelah mereka duduk di Sekolah Dasar. Semoga Celotehan saya ini Bermanfaat bagi Bunda semua.

Komentar

  1. imunisasi lengkap membuat anak kuat menghadapi virus . balita rentan akan berbagai penyakit

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sayangi Anak Dengan Makanan Bergizi Seimbang, Untuk Mencegah stunting dan Gizi Buruk