Telkom Craft Indonesia 2018, Ayo Gunakan Produk Indonesia


Hallo selamat pagi.. hari ini saya sangat bersemangat sekali karna ingin berkunjung ke JCC untuk melihat “Pameran Craft Indonesia 2018. PT. Telkom Indonesia Tbk secra resmi membuka pameran Telkom Craft Indonesia 2018, dengan menghadirkan 400 pelaku UKM binaan Telkom di seluruh Indonesia. Kebayang dong kenpa hari ini saya bahagia banget karna disana banyak kebutuhan kaum perempuan dari mulai tas, sepatu, baju, aksesoris dan aneka kuliner olahan dari para UKM Telkom Indonesia.



Telkom Craft Indonesia 2018 ini adalah pameran yang ke dua kalinya, awalnya dulu baru dimulain tahun kemarin yaitu 2017. Pameran yang merupakan bagian dari program BUMN ini mengangkat keunikan Nusantara seperti Fashion, Craft dab Food. Yang mampu bersaing di global.

Sebagai ajang yang bertujuan untuk mengeksporasi kemampuan dan keunggulan mahakrya anak bangsa, Telkom Craft Indonesia kali ini mengangkat Tenun Nusantara.
Saat kaki saya melangkah masuk mulailah mata ini melirik ke kanan dan ke kiri, mengagumi keindahan warisan Budaya Indonesia dari kain tenunnya, aneka ragam batik dari berbagai daerah, begitu juga aksesoris mulai dari perhiasan, tas dari rajut hingga dan yang sudah saya lama tidak saya lihat yaitu keris. Ya keris salah satu warisan budaya indonesia yang digunakan sebagai senjata untuk perang.



Tidak hanya sekedar pameran saja, Telkom Craft Indonesia 2018 juga di meriahkan tampilan menarik dari tarian Tradisional yang di bawakan oleh siswa-siswi SMP dan SMU, juga ada talkshow. Dan betapa beruntungnya saya hari ini ada talkshow tentang bagai mana memulai usaha dengan modal kecil tapi bisa mendapatkan pendapatan yang menguntungkan dan bagai mana cara memasarkanya ada dari Belanja.com siap merangkum itu semua.

Seharian saya berada di Telkom Craft Indonesia beberapa bahan batik sudah berpindah tangan ke kantong belanjaan saya juga aneka aksesoris dan yang tidak ketinggalan kulineran hihihi, ya buka echi mustika kalo pulang tanpa ada makanan di tas belanjaanya.



“Sambal Ji-Pong dari kota Jogja”

Indonesia selain terkenal dengan berbagai suku bangsa dan keragaman hasil budayanya juga terkenal akan kulinernya, dan disetiap daerah sendiri ada makanan yang menjadi breand untuk satu daerahnya sendiri kita ambil saja contoh sambal. Bali membunyai sambal khas sendiri yaitu sambal Mata, Padang dengan sambal ijonya tidak ketinggalan sambal bawang dari Jawa.

Banyak orang Indonesia beranggapan tidak bisa makan jika tidak ada sambal untuk kutipan itu saya sangat setuju sekali karna makan tidak ada rasa pedasnya seperti makan dengan rasa yang hambar. Saat berkeliling Telkom Craft Indonesi kemarin saya menjumpai sambal uhhh betapa senangnya saya, dari beberapa samabal saya tertarik dengan nama “Sambal JI-Pong” sambal yang memiliki tiga rasa ini membuat saya tertarik untuk bertanya dengan pemiliknya.



Bapak Stanley Budiayanto Tandi, keturunan Cina Sumatera ini menetap di kota pendidikan yaitu Jogja karana mendapatkan pasangan hidup gadis jogja. Awalnya memulai sambal JI-PONG ini adalah dari kedai pecel ayam dan bebeknya yang suami istri ini kelola. 

“Produksi awal atau pertama adalah ayam dan bebek, sambal itu hanya sebagai pelengkap makan ayam dan bebek kebetulan pelanggan banyak yang suka dengan sambal yang kita produksi. Banyak orang bilang agak repot jika harus keluar rumah hanyak untuk menikmati sambalnya saja kadang hujan atau malas  dari situ kita berinisiatif memproduksi samabl saja agar makin nanyak yang dapat menikmati sambalnya bahkan  bisa memberikan buah tangan untuk saudaranya” ujar pak Stanley owner sambal JI-Pong.



Awal mula produksi hanya sambal kecap saja, tapi seiringnya permintaan pasar kini ada dua rasa baru yaitu sambal bawang dan sambal terasi. Untuk bahan bakunya sendiri kita tanam (cabai dan bawang) untuk terasi kita ambil dari petani terasi yang terpercaya dan pernah kita kehabisan bahan baku cabai dan bawang karna banyaknya permintaan sambal sehingga kita membeli dari para petani.

Rasa penasaran saya kenapa namanya JI-PONG?? Dengan baik hati pak Stanley memberi tahu, JI adalah awal mulanya dari bahasa Cina Ayam, dan di akumulasikan menjadi merek sambal yang kini di kenal menjadi JI-PONG.

Bagai mana kalo kita ingin menikmati sambal JI-PONG tinggal datang saja ke Jl. Tunjung Baru, GG. Sumarlan Danukusuman GK-41183 Yogyakarta. Ya ampun jadi kalo saya kurang sambalnya harus ke Jogja dong, Tenang ternyata sambal JI-PONG sudah ada di Belanja.com. 

Menurut pak Stanley Belanja.com ini sangan membantu UKM kecil untuk memasarkan produk-produk jualnya, banyak penggemar sambalnya berasal dari luar pulau Jawa.
Harapan pak Stenley ini UKM Indonesia bisa naik kelas, dikenal diseluruh dunia bisa ekspor dan menjadi tuan rumah di Negrinya sendiri. Dengan adanya Telkom Craft Indonesi dan Belanja.com adalah titik awal kebangkitan UKM di mata dunia dan dapat menyumbang devisa tertinggi untuk Negara Indonesia.

Jadi kita Bangsa Indonesia harus bangga dengan hasil dan olahan Bangsa kita sendiri, bagai mana orang mau mengenal budaya kita kalo kita sendiri Bangsa Indonesia tidak melestarikan dan mencintainya. Mari dari sekarang kita Cintai Produk-Produk Indonesia.

Komentar

  1. Kekayaan budaya Indonesia memang harus terus diperkenalkan ke dunia Internasional supaya makin maju ya

    BalasHapus
  2. Koq jadi pengen nyobain sambal Jipong yah.. Emang kita harus bangga dengan buatan dalam negeri sendiri

    BalasHapus
  3. Hmm sambal bawang kesukaan suamiku. Berarti ini sambal kemasan seperti merek Bu R*di itu ya.

    BalasHapus
  4. Harus banget utk berbangga pada segala budaya See ya kekayaan nusantara. Karena Indonesia kaya akan keragamannya

    BalasHapus
  5. Selalu suka Ama produk hasil karya anak negeri terutama yang berbasis handmade... Karena handmade itu istimewa...

    BalasHapus
  6. Kalau bukan Kita, siapa lagi yang mau mendukung produk produk Indonesia

    BalasHapus
  7. Jadi kepengen coba sambal bawang dan sambal teri nya deh, bisa beli dimana ini yaaa

    BalasHapus
  8. Melalui kegiatan ini bagus untuk mengangkat para UKM di Indonesia ya Mbaa, selain memang kualitasnya oke, bisa banged sebagai ajang untuk memperkenalkan produk2 Indonesia ke Mancanegara.

    Niweyy, sambal Ji-Pongnya bikin penasaran pengen nyoba juga.

    BalasHapus
  9. Kemarin mau kesana ngga sempat. Pdhal pengen bgt lihat pameran Telkom. Bnyk workshop menarik. Duh kpn lagi ya ada pameran spt itu lagi?

    BalasHapus
  10. Seru y acara nya produk 2 dalam negri juga ga klh bagusnya semua ada lengkap, awas kalap

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sayangi Anak Dengan Makanan Bergizi Seimbang, Untuk Mencegah stunting dan Gizi Buruk

Mendadak Belajar Bahasa Jawa, Di Kedai Bakso daerah Tebet